Cinta; terkadang bukan hanya tentang waktu, tapi tentang keberanian mengaku.
Ketika mereka ramai membicarakan cinta, kita tetap saja sepi; membicarakan isi hati.
Sebagian besar laki-laki menginginkan istri yang pintar memasak, pandai menjahit, tampilan fisik yang menarik. Tapi kita (para perempuan) tidak menginginkan apa-apa dari mereka selain dua hal: tanggung jawab (dunia-akhirat) dan setia.
lihatlah langit, dan senyumlah, ^_^: Tuhan, mengapa saya? →
selalu, bila diuji, bila diduga,
kita bertanya, ya Allah, mengapa aku?
ya Allah, kenapa jadi macam ni, dekat aku.
ya Allah, kenapa aku dapat takdir yang macam ni.
rasa dalam hati, sesak dan sebak.
hati terasa dihimpit batu besar yang berat.
ya Allah, bukan aku tak redha….
tapi, kenapa…
http://#/watch?desktop_uri=%2Fwatch%3Fv%3DWWK-nJWqks4%26feature%3Dshare&feature=share&v=WWK-nJWqks4&gl=SG →
MasyaAllah :’)
I pray for the day, that you hold my hand in yours, and we tell each other: “I love you.”
Insha’Allah.



